chiil

k.e.c.e.w.a

In Memory ~ Hafiza on March 25, 2010 at 11:53 am

Seberapa sering kita kecewa?

sekali? dua kali? atau terlalu sering sehingga kita kehilangan hitungan?

ah semoga tidak πŸ™‚

dari segala jenis perasaan yang bisa dirasakan manusia, saya paling takut dengan rasa kecewa

lebih tepatnya takut mengecewakan orang lain

duhh udah deh, kalo ada orang lain yang kecewa dengan saya, rasanya bersalaaaaaaahh banget

dan pengen mengubur diri dalam2 di lautan cowo ganteng

πŸ˜›

perasaan kecewa inilah yang saya rasakan saat ini

pertandingan yang begitu menentukan ternyata tidak bisa kami menangkan

sepele ya?

iya!

tapi..

saya telah mengecewakan rekan setim saya, pelatih, dan teman2 saya

dan harapan akan menjadi juara untuk terakhir kalinya

aaaaaaarrrrrrrgggggghhhhhhhhhhhhhhh!!!!

*SFX : ledakan bom*

πŸ˜€

saya selalu berusaha belajar dari pengalaman yang sudah2..

bagaimana tingkah saya ketika kecewa?

bagaimana pelampiasan saya akan rasa kecewa itu?

bagaimana memaksa otak mengambil alih perasaan saya agar tidak berlarut2?

dan seperti biasanya, saya selalu mengirim sms kepada teman2 saya, dan juga pelatih (ya temen saya sendiri sih)

——-

teman2, makasih udah berjuang sejauh ini

maaf tadi permainanku buruk sekali

*nangis darah* πŸ˜›

somehow we’ll gonna miss this moment πŸ™‚

——-

datang balasan bertubi-tubi dari teman2 saya

nyatanya tak ada kata penyesalan, atau justru menyalahkan keadaan

——-

sudahlah, yang penting kita seneng tadi

aku juga mainnya jelek

tapi lumayan bisa bakar kalori πŸ˜€

——-

bagaimana saya bisa berkubang lebih lama dalam rasa kecewa?

ditambah bahu yang dia siapkan untuk tempat saya bersandar

——-

kamu hebat kok, sayang

dan kamu ga pernah ngecewain aku

——-

ah leganyaaa.. πŸ™‚

lebih lega lagi ketika saya meluapkan semua dalam tulisan ini

————

lagipula ini juga bukan masalah besar, chiil

hidupmu toh tak akan berhenti gara-gara 1 pertandingan ini

dan ingat, kalah atau menang, kamu tetap cinta futsal kan?:)

pahami dan rasakan perasaan kecewamu

pelajari rasa itu, dan jadikan itu cambuk untuk lebih baik lagi

dalam pertandingan hidup, ‘lawan’mu jauh lebih kejam daripada ini

belum tentu kamu berada dalam tim, dengan supporter yang setia mendukungmu

kamu sendirian, dan harus bertahan untuk menaklukkan hidup

got that, chiil?:)

——

ahh suara hati saya bergema

jika suatu saat saya merasa kecewa, cukup membaca lagi tulisan ini

dan menyadari, ada orang2 yang kita sayangi yang akan selalu mendukung kita

mengangkat kita saat kita jatuh

dan mencintai kita apa adanya πŸ™‚

Advertisements
  1. kecele… ini judul lagunya WAYANG pas jaman jebat deh =))

    beberapa kali kecewa, seringkali kecewa juga… tapi yaa mau gimana lagi 😐 hidup jalan teruss πŸ˜€

  2. setuju!!!!!!!
    ga boleh emang kecewa lama2 yg akhirnya malah menyesali diri
    just stand up girl, ur so lucky to have a lot of beloved πŸ™‚

  3. rekan setim apaan toh ?

    semakin tinggi harapan, semakin banyak kecewa yang bakal didapat,
    emang bagusnya apa2 itu nothing to loose kali ya
    ikhlaskan saja

    masih ada hari esok untuk lebih baik lagi
    oke

  4. hesss, kecewa boleh, tapi kalo inget usaha yang sudah dilakukan, rasanya hasilnya tinggal diserahkan sama Pembuat Keputusan deh.. πŸ˜€ *komen sok tau*

    eniwei, bijak sekali mat tulisan ini.. *terharu* :p

    • hesss.. saya menjura sama jeng cyraflame πŸ˜€
      btw, bijak opo to? ini tu postingan lebaaaaaaaayyyy.. huahahahaha

  5. kecewa? … udah lupa dah brapa kali πŸ˜€

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: