chiil

Mundur Sejenak, Untuk Melesat..

In Uncategorized on February 12, 2011 at 9:32 pm

Secara tak sengaja, saya mendengar cerita tentang seseorang yang sejak dulu bercita-cita menjadi PNS. Berbekal ijazah S1, dia melamar ke berbagai instansi pemerintah yang membuka lowongan pekerjaan. Sekali, dua kali gagal tak menyurutkan langkahnya. Ketika akhirnya diterima di suatu kementrian, tercatat sudah 3 tahun dia menganggur. Iya, demi mengejar cita-cita yang merupakan passion-nya, dia harus menunggu 3 tahun sebelum akhirnya diterima di instansi impiannya tersebut.

Tapi apa iya dia hanya diam menunggu?

Ternyata tidak. Menyadari bahwa kelemahannya ada pada penguasaan bahasa asing, dia mengambil kelas intensif bahasa Inggris. Dewasa ini, kemampuan berbahasa Inggris memang sangat penting. Hampir semua perusahaan menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar saat wawancara. Hal inilah yang mungkin menjadi penghalang, sehingga dia sulit mendapat pekerjaan. Menghadapi kegagalan, dia tidak pernah menyerah. Tapi selalu berusaha memperbaiki diri.

Nah, bayangkan jika kita berada di posisinya. Belum tentu kita setangguh itu. Jangankan 3 tahun, berstatus pengangguran selama beberapa bulan saja membuat saya panas dingin. Belum lagi adanya ketakutan akan tekanan (dan mungkin cemoohan) dari pihak lain. Tapi saya selalu menggarisbawahi bahwa menganggur bukan berarti tidak produktif. Tidak bekerja bukan berarti tidak bisa berkarya. Maka, sembari menunggu panggilan kerja, saya mencoba menulis, aktif di beberapa kegiatan sosial, bahkan mengikuti berbagai kegiatan yang belum pernah saya ikuti sebelumnya, misal Pesta Blogger (baik yang di Jogja maupun di Jakarta). Bagi orang lain mungkin sepele, tapi bagi saya, kegiatan-kegiatan itu sangat bermanfaat. Bayangkan, saya bisa memperluas network, menambah relasi, dan mendapat kesempatan untuk berkontribusi terhadap masyarakat.

Kegagalan-kegagalan yang saya alami, justru semakin memotivasi saya agar memperbaiki diri. Jujur, ada masa-masa dimana saya merasa payah dan rendah diri. Rasanya perjuangan selama ini menjadi sia-sia. Beruntung saya mempunyai keluarga yang tak pernah berhenti mendukung saya. Ketika teman saya disindir ย orang tuanya karena belum bekerja, orang tua saya justru membangkitkan semangat agar saya mampu menatap ke depan. Bagi mereka, saya belum gagal. ๐Ÿ™‚

Dari pengalaman di atas, sangatlah penting bagi kita untuk mengevaluasi diri sendiri. Tujuannya untuk mengenal kelebihan dan kekurangan, serta potensi yang dapat dikembangkan. Dan betapa pentingnya kita mengetahui apa tujuan hidup kita, apa passion kita, apa yang sebenarnya ingin kita capai. Dengan menetapkan tujuan, kita dapat mempersiapkan diri dengan lebih optimal.

Sebagai engineer misalnya, saya merasa kurang bisa berkomunikasi dengan baik. Padahal dalam dunia kerja, kita akan berhubungan dengan banyak orang, dan hal ini menuntut kita agar mempunyai good communication and presentation skill. Mengambil kursus komunikasi dan belajar menulis adalah cara saya untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi, baik lisan maupun tulisan.

Terkadang, kita terlalu fokus pada kegagalan. Padahal, ketika kita belum diberi pekerjaan, Tuhan sedang memberi waktu agar kita benar-benar siap memasuki dunia kerja dan membekali diri dengan kemampuan yang tidak semua orang pelajari saat kuliah. Siapa tau kemampuan ini akan sangat berguna bagi karir kita di masa yang akan datang.

Ketika kita belum diberi pekerjaan, Tuhan ingin kita mengerjakan hal yang lebih besar. Ia ingin kita berkarya. Saya bersyukur bisa terlibat dalam Blood For Life, 1000Buku, Ngerumpi For Merapi. Suatu hal yang mungkin tidak bisa saya lakukan dengan maksimal apabila saya sudah bekerja.

Seperti halnya anak panah, kita harus mundur sejenak, menghimpun segala kekuatan, untuk kemudian melesat ke tujuan. Kemarin saya tidak sengaja menemukan sepenggal ayat dalam Alkitab yang berbunyi :

โ€œโ€ฆ aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku.โ€

Filipi 3:13

Analoginya serupa dengan kaca spion dan kaca depan mobil. Kaca spion berukuran kecil, sedangkan kaca depan beberapa kali lipat lebih besar dari kaca spion. Ini berarti, kita seharusnya fokus kepada apa yang ada di hadapan kita, fokus ke masa depan. Sesekali kita boleh menengok ke belakang. Bukan untuk menyesali kegagalan, tapi untuk berintrospeksi dan memacu diri agar bisa lebih baik lagi. Karena terkadang, hal yang membuat kita gagal adalah ketika kita berfokus pada kegagalan dan kelemahan kita, lupa bahwa kita punya potensi yang bisa dikembangkan.

Ketika saya berpegang pada komitmen saya untuk tetap produktif, terus belajar dan berkarya, hari-hari saya selama menganggur tidak pernah sia-sia. Dan sekarang saya benar-benar siap memasuki dunia kerja.

๐Ÿ™‚

 

 

gambar dari sini

Advertisements
  1. semua ada waktunya
    kita yg membuat waktu itu dekat atau jauh
    cara kita mengisi waktu hingga waktu itu datang adalah yg terpenting
    cb lebih bijak terhadap sesuatu
    melihat ke belakang :
    untuk mengoreksi diri dan bukan untuk menjadikan penyesalan dan ketakutan pada kegagalan
    melihat ke depan :
    untuk visi dan harapan yang lebih baik dan bukan untuk melupakan siapa kita ini
    melihat ke bawah :
    untuk selalu bersyukur dan bukan untuk menjadikan takut tidak bs maju dan takut akan terjatuh
    melihat ke atas :
    untuk selalu berusaha menjadi lebih baik dan bukan untuk merasa kesal karena tidak bisa mendapat lebih dan menjadi tidak bersyukur
    saat jenuh melihat k atas lihatlah ke bawah
    saat tak bisa melihat k depan, cb lihat ke belakang
    tidak ada atas tanpa bawah
    tidak lengkap depan tanpa belakang
    semua saling melengkapi tergantung kita memandang dan mengambil hikmah
    hufff,,,
    ngerti g? hebat klo ngerti
    soalnya aq aja g ngerti
    n_n

    • ngerti kok :mrgreen:

      “semua saling melengkapi tergantung kita memandang dan mengambil hikmah”
      >> kadang orang terpaku pada 1 arah, dan ga mau memperluas cara pandangnya. itu yang mesti diperbaiki ๐Ÿ™‚

      makasih rie, dah mampir ๐Ÿ™‚

  2. 3 tahun bagi saya bukan sejenak, tapi saya berikan 2 jempol untuk orang yang bersangkutan (seseorang yang sangat konsisten kelihatannya ^.^V)

  3. Inspiratif!
    Wah 3 tahun, tak terbayangkan, aku 3 bulan nganggur aja dah pusing, badan jadi kurus, dll ๐Ÿ˜€

  4. Sangat inspiratif. saya adalah orang yang paling nggak tahu komputer saat lulus. tapi dengan berusaha terus. justru ketrampilan penggunaan IT paling banyak menyita waktu kerja saya.

    • wah hebat! mirip dengan prinsip yang saya pegang terus
      “jangan membatasi diri sendiri”
      siapa tau itu jadi jalan rejeki kita ๐Ÿ™‚

  5. Kata orang2 siyh, kalo sdh sibuk dlm pekerjaan aplg monoton, t’kdg wkt luang adl kemewahan. Tp sblikny kalo jobless, maka kerja adl kemewahan ๐Ÿ˜€
    Saia dulu jg smpat menganggur jg wlaupun g slma 3 th dan ya gak bnr2 nganggur jg…
    Tp skrg saia malah mensyukuri hal itu…
    Mungkin itu cara Tuhan menegur saia krn sejak kul saia sibuk bgt sampai kdg2 jrg ad wkt senang sama tmn2…hehehe
    Nah, skrg stlh kerja, saia malah kgn masa2 itu…
    Repot ya? ๐Ÿ˜‰
    Semangat!!! ๐Ÿ™‚

    • ahahaha.. bener tuh.. saya nganggur gini, salah 1 nya karena memang harus menyelesaikan unfinished business ๐Ÿ™‚
      makanya, saya harus mengoptimalkan waktu yang saya punya untuk melakukan pengembangan diri.
      makasih yaaa udah mampir :mrgreen:

  6. Ora et Labora. Bener bangetsss!!

  7. ๐Ÿ™‚ terkadang memang harus sedikit menyaring apa kata orang tak perlulah semua diambil hati, yang penting pencapaian diri apa yang sudah dilakukan, sesuatu yang memang belum saatnya berjodoh entah itu pekerjaan atau anak *curcol* atau apapun, pasti ada saatnya dia akan menyapa *nulis sambil nntn junior masterchef dan tanpa kamu mat, ga ada temen komentar :D*

  8. Lomba Blog Technocorner 2011 @ http://www.technocorner.co.cc dan fan page @http://www.facebook.com/pages/Technocorner/200939283269932.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: